Wisata Pulau Komodo

Andreanus Gunawan Written by Andreanus Gunawan
· 3 min read >

Hai sahabat pembaca, apakah pulau komodo menjadi pilihan tujuan wisata anda untuk waktu liburan?. Kalau benar, kamu tepat berada di tempat ini untuk mengetahui informasi tentang pulau komodo. Dalam artikel ini kamu akan menemukan informasi lengkap tentang kawasan wisata Pulau Komodo.

Pulau komodo telah ditetapkan sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia, semenjak tempat ini dibuka untuk tujuan wisata domestic dan non domestic tempat ini semakin terkenal dan semakin ramai. Menariknya lagi, di kawasan ini juga terdapat beberapa pulau yang cukup eksotis.

Jadi, selain melihat komodo secara langsung, masih ada segudang aktivitas seru yang bisa kamu lakukan di tempat ini. Dengan gugusan pulau dan kenekaragaman hayati yang dimiliki, tak heran kalau kawasan ini menjadi destinasi favorit bagi para wisatawan.

Berikut ada informasi dan panduan anda untuk berwisata di pulau komodo.

Cerita Masyarakat yang Dipercayai

Komodo merupakan hewan endemik yang hanya bisa ditemukan di empat pulau di Nusa Tenggara Timur saja, yaitu Pulau Gili, Pulau Rinca, Pulau Padar, dan Pulau Komodo. Meskipun berbahaya karena memiliki air liur yang mengandung bakteri mematikan, namun hewan ini cukup dekat, bahkan ada pula yang hidup berdampingan dengan masyarakat setempat.

Hal ini pun tak lepas dari sebuah mitos yang telah dipercayai oleh penduduk setempat. Konon, di pulau ini dulu hidup seorang putri bernama Putri Naga. Ia bertemu dengan seorang pemuda bernama Mojo dan akhirnya menikah.

Dari pernikahannya tersebut, keduanya dikaruniai sepasang anak kembar laki-laki. Tapi anehnya, yang satu berwujud manusia dan yang satunya lagi berwujud kadal.

Bayi yang berwujud manusia kemudian diberi nama Si Gerong dan yang berupa kadal dinamai Orah. Keduanya pun tumbuh besar secara terpisah, Si Gerong menjalani kehidupan normal dan tinggal di lingkungan manusia, sedangkan Orah dilepaskan di hutan.

Si Gerong kemudian tumbuh menjadi seorang pemuda yang tangkas. Suatu hari, saat ia sedang berburu rusa di hutan, ia bertemu dengan seekor kadal raksasa. Si Gerong lantas mengejarnya dan berniat untuk membunuhnya dengan tombak.
Namun, tiba-tiba saja Putri Naga muncul dan mencegah Si Gerong membunuh kadal raksasa tersebut. Ia lalu menjelaskan kepada Si Gerong bahwa kadal raksasa tersebut sebenarnya adalah saudara kembarnya.

Setelah itu, kadal raksasa tersebut diperlakukan dengan sangat baik oleh seluruh masyarakat setempat dan bertahan hidup dengan berburu hewan seperti kambing, rusa, atau babi hutan. Sampai sekarang, ia juga masih hidup berdampingan dengan masyarakat.

Waktu Pulau Komodo Ditemukan

Pulau yang terletak di sisi selatan dari Provinsi Nusa Tenggara Timur ini dinamai Pulau Komodo oleh orang Belanda pada tahun 1910 silam. Dulunya, Letnan Steyn van Hens Broek mendapati laporan bahwa pasukannya menemukan hewan besar yang mirip dengan naga di pulau tersebut.

Ingin membuktikan laporan dari pasukannya tersebut, Steyn lalu membunuh seekor hewan langka komodo tersebut dan membawanya ke Museum Botanical Garden Bogor untuk diteliti.

Ditetapkan Sebagai Tujuh Keajaiban Dunia

Sebagai anak bangsa, kamu patut berbangga nih dengan kehadiran Taman Nasional Komodo. Kenapa? Karena pada tahun 2009 lalu, Taman Nasional Komodo dinobatkan menjadi finalis New Seven Wonders of Nature dan berhasil menjadi salah satu pemenangnya. Hal ini berdasarkan pengumuman yang diberikan oleh organisasi New Seven Wonders pada 2012 lalu.

Sedangkan enam keajaiban dunia lainnya berhasil didapatkan oleh Halong Bay (Vietnam), Pulau Jeju (Korea Selatan), Table Mountain (Afrika Selatan), Air Terjun Igazu (Amerika Latin), Amazon (Amerika Latin), dan Puerto Princea Undergroung River (Filipina).

Hal ini menjadi keuntungan sendiri bagi salah satu objek wisata yang terdapat di kawasan Labuan Bajo ini. Pada 2011, tepatnya saat mulai ramainya kampanye Komodo, jumlah pengunjungnya menembus angka 6.177 orang, sangat jauh berbeda dengan tahun sebelumnya yang hanya 2.955 orang. Kemudian, pada tahun 2014, jumlah wisatawan domestik semakin meningkat menjadi 13.537 orang.

Dan setiap tahunnya, jumlah pengunjung ini semakin meningkat. Hal tersebut sangat memperngatuhi pendapatan masyarakat sekitar. Selain itu, sebagian masyarakat setempat juga tidak hanya mengandalkan mata pencaharian mereka sebagai nelayan semata. Banyak yang kemudian beralih profesi sebagai pemandu bagi para turis yang datang ke wisata Pulau Komodo.

Seiring dengan meningkatnya jumlah pengunjung, pengelolaan Taman Nasional Komodo sendiri terus ditingkatkan agar bisa lebih bisa menarik wisatawan untuk berkunjung ke destinasi ini.

Pilihan Wisata di Pulau Komodo.

1. Menyaksikan Komodo Secara Langsung

Pertama dan utama, tujuan mengunjungi destinasi ini adalah melihat hewan yang dilindungi di Taman Nasional Komodo secara langsung dari dekat. Satwa yang juga akrab disebut dengan istilah kadal raksasa ini telah mendiami pulau ini sejak 40 juta tahun yang lalu.

Kadal raksasa yang bisa kamu lihat di sini rata-rata memiliki panjang 2-3 meter dengan berat mencapai 165 kg. Meskipun kamu tidak punya rasa takut, kamu tetap harus berhati-hati jika ingin melihatnya secara langsung.

Kamu harus ditemani oleh pawang atau tim ranger untuk memandu perjalananmu melihat satwa langka ini agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan. untuk bisa bertemu kadal raksasa ini, kamu harus mendaki Gunung Ara terlebih dulu. Perjalanan mendaki membutuhkan waktu sekitar 3-4 jam.

Bagi yang tak terbiasa mendaki atau berjalanan jauh, tentu saja akan terasa melelahkan. Tapi jangan khawatir, sudah tersedia jalur pendakian yang akan memudahkanmu untuk sampai ke lokasi tujuan.

Selain di Pulau Komodo, kamu juga bisa menjumpai salah satu hewan purba ini di Loh Buaya yang terletak di kawasan Pulau Rinca. Lokasi ini merupakan pusat persebaran hewan komodo.

Untuk menuju Loh Buaya, kamu bisa naik kapal atau perahu dari Labuan Bajo dengan waktu tempuh sekitar dua jam. Selain melihat kadal raksasa secara langsung di Loh Buaya, kamu juga bisa mendaki bukit untuk menikmati pemandangan pantai yang ada di bawahnya.

2. Menikmati Keindahan Pulau Kanawa

Siapa sih yang bisa menolak keindahan sunrise atau sunset? Apalagi jika melihatnya langsung di tempat yang juga tak kalah indahnya seperti Pulau Kanawa ini.

Di kawasan Pulau Kanawa ini, tersedia beberapa resort yang bisa menjadi rekomendasi untuk menginap kalau kamu berencana ingin mengunjungi kawasan wisata Pulau Komodo lebih dari sehari. Tarifnya pun tak terlalu mahal, hanya dengan Rp200.000/malam, kamu sudah bisa beristirahat sambil menikmati keindahan Pulau Kanawa.

3. Melihat keindahan dalam Laut Pulau Kelor

Buat pecinta olahraga air, ber-snorkeling di Pulau Kelor bisa menjadi salah satu aktivitas yang bisa dimasukkan dalam daftar liburan kamu ke Taman Nasional Komodo. Di pulau ini, kamu berkesempatan untuk menikmati pesona pemandangan bawah laut yang memiliki sekitar 260 jenis karang dan ribuan jenis ikan.

Lokasinya sendiri tak terlalu sulit untuk dijangkau karena hanya berjarak satu jam dari Labuan Bajo. Selain pemandangan bawah lautnya, pemandangan pulaunya juga cukup memanjakan mata bagi siapa saja yang mengunjunginya.

4. Melihat Keindahan Pulau di Sekitar Pulau Komodo

Di pulau Komodo banyak terdapat spot photo yang anda bisa nikmati, karena disana banyak berderet pulau-pulau, bukit-bukit yang memanjakan mata. Tempat – tempat tersebut bisa kita datangi dengan jalan kaki maupun memakai kendaraan bermotor. Namun saya anjurkan untuk berjalan kaki, disamping kita sambil olah raga, kita juga menjaga kelestarian dari pulau tersebut tanpa mengganggu ekosistem disana.

1. Alamat Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur
2. Situs Resmi http://www.komodonationalpark.org/
3. Buka Hari & Jam operasional Setiap hari: 24 Jam
4. Harga tiket masuk Domestik Rp10.000/orang
Asing Rp250.000/orang
Jasa pemandu Rp80.000

Lokasi Detail Google Maps

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *