oleh

Tempat Wisata Alam Terbuka di Desa Tempur Jepara

Tempat Wisata Alam Terbuka di Desa Tempur Jepara – Salah satu bagian dari daerah Jawa Tengah yang tidak mau kalah akan sektor pariwisatanya yaitu Kabupaten Jepara. Letak geografis Kabupaten Jepara yang berada di ujung pantai utara, membuat Kabupaten tempat lahirnya sosok pahlawan R.A Kartini ini memiliki garis pantai yang cukup panjang, sehingga terdapat tempat – tempat wisata alam berupa pantai dengan view yang berbeda – beda. Namun, siapa sangka ternyata Kabupaten Jepara ini juga memiliki tempat – tempat wisata alam terbuka yang berada di dataran tinggi atau perbukitan, salah satunya yaitu Wisata Alam Terbuka yang berada di Desa Tempur Kabupaten Jepara.
Wisata Jepara Desa yang terletak di daerah utara Kabupaten Jepara ini berada di Kecamatan Keling yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kudus di sebelah selatan dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Pati di sebelah utara. Desa tempur sendiri merupakan desa yang dikelilingi oleh pegunungan Muria. Berada di ketinggian 800 mdpl menjadikan desa tempur ini menjadi desa yang paling tinggi yang ada di Kabupaten Jepara. Memiliki penduduk dengan jumlah kurang lebih 5.000 jiwa pada luas wilayah kurang lebih 2.150.00 hektare, yang kemudian dibagi menjadi beberapa dukuh, diantaranya adalah dukuh Duplak, Petung, Nglagah, Nggodang, Karang Rejo, Pekoso, dan Miren.
Bagi kalian yang berada di daerah pusat Kota Jepara, kalian harus menempuh perjalan kurang lebih 52 KM atau 2 jam dari awal keberangkatan kalian menuju ke arah utara melalui jalur utama ke arah Tayu Kabupaten Pati. Mungkin bagi kalian yang baru pertama kali mengunjungi Tempat Wisata Alam Terbuka di Desa Tempur Jepara tentunya akan sedikit mengalami kendala untuk menuju tempat wisata tersebut. Pasalnya, tempat wisata alam tersebut bisa dibilang berada di desa yang tersembunyi. Hal ini dikarenakan Desa Tempur Jepara dikelilingi oleh gunung yang berjajar rapi dari segala arah. Namun, hal itu seakan terbayar lunas dengan keindahan yang disuguhkan Tempat Wisata Alam Terbuka dari Desa Tempur Jepara. Bahkan ketika kalian baru memasuki daerah kecamatan Keling, kalian langsung bisa merasakan aura pedesaan yang sangat kental disana. Dijamin kalian bakal lupa dengan hiru pikuknya pekerjaan sehari – hari di kota. 
Keindahan gunung yang berjajar rapi dengan pandangan hijaunya membuat desa tempur ini memiliki keindahan tersendiri, ditambah lagi dengan view area persawahan dan hembusan angin yang sejuk, serta suara dari aliran air sungai yang masuh terawat kealamiannya dan terdapat air terjun desa tempur jepara. Air sungai ini pun merupakan air yang bersumber langsung dari gunung muria. 
Selain memberikan suguhan akan keindahan jajaran gunung dan area persawahannya, Tempat Wisata Alam Terbuka di Desa Tempur Jepara juga menyediakan spot foto keren. Jadi, bagi kalian yang instagrammable, tempat ini wajib kalian kunjungi jika berlibur di daerah Jepara. 
Selain itu, masyarakat sekitar juga memberikan pelayanan yang cukup memuaskan. Mereka tidak memungut biaya apapun untuk masuk ke area Wisata Alam Terbuka di Desa Tempur Jepara, biaya parkirnya pun cukup dihargai dengan uang Rp. 5.000,00. Pada intinya, wisata alam ini menjadi tempat wisata yang sangat cocok untuk menghilangkan hiru pikuknya kesibukan dunia bersama keluarga, pacar, sahabat, atau teman kantor.
Jika di daerah tetangga memiliki pemandangan hamparan kebun teh yang luas. Di Tempat Wisata Alam Terbuka Desa Tempur ini memiliki pemandangan hamparan kebun kopi yang cukup luas juga. Selain itu, kalian juga bisa mencicipi langsung segelas kopi hangat khas dari desa Tempur Jepara. Suguhan yang menyenangkan bukan. Yang sudah banyak di kenal oleh orang dengan julukan Kopi Tempur Jepara.
Wisata Jepara Terbaru Tidak hanya menyuguhkan pemandangan – pemandangan indah. Desa Tempur ini juga memiliki situs peninggalan sejarah yang tak kalah menarik dengan Candi Borobudur dan Candi Prambanan yang berada di daerah Magelang dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi yang jaraknya cukup ditempuh dengan waktu kurang lebih 30 menit dari Bubrah biasa disebut dengan Candi Angin. Candi Angin ini merupakan reruntuhan dari sebuah bangunan semacam candi atau punden. Belum diketahui secara ilmiah tentang asal usul Candi Angin. Namun, dari cerita masyarakat sekitar, Candi Angin ini merupakan candi yang dibangun pada masa Kerajaan Kalingga yang memiliki ratu terkenal pada masa itu, yaitu Ratu Shima. Yang menyebabkan Candi Angin ini runtuh karena letaknya yang berada di puncak bukit yang selalu diterpa oleh angin kencang, hal ini juga menjadi asal muasal kenapa dinamakan dengan Candi Angin. Tapi kalian tidak perlu khawatir, indahnya reruntuhan dari Candi Angin ini memiliki aura yang begitu khas, ditambah lagi dengan keindahan sekeliling ketika kalian berjalan menuju kesana. Bahkan, Candi Angin ini merupakan tempat favorit para wisatawan yang datang ke Tempat Wisata Alam Terbuka di Desa Tempur Jepara.
Hal lain yang menjadikan destinasi wisata alam terbuka kali ini begitu diminati yaitu spot foto yang menawarkan keindahan alam yang begitu alami. Salah satu contohnya yaitu Bukit Bejagan. Di bukit bejagan ini kalian akan merasakan sejuknya hembusan angin dengan suara nyanyian indah burung – burung yang ada di sana. Gemercik air sungai seakan – akan menjadi penawar dari rasa penatnya akan kesibukan pekerjaan sehari – hari. Bukit bejagan juga memiliki gardu pandang yang keren dan kekinian yang bisa digunakan oleh para wisatawan untuk berswafoto. Yuk ajak keluarga, pacar, sahabat dan teman kita ke daerah Wisata Alam Terbuka yang berada di Desa Tempur Jepara. Dijamin gak akan nyesel deh.
Spot foto yang menarik lainnya yaitu Gerbang Tempur Village. Spot ini merupakan icon dari desa Tempur karena terdapat landmark berupa tulisan huruf besar bertuliskan Tempur Village Polres Jepara. Landmark ini dibuat untuk menyambut para wisatawan yang ingin menikmati tempat Wisata Alam Terbuka di Desa Tempur Jepara. 
Yang perlu kalian ketahui tentang Tempat Wisata Desa Tempur Jepara kali ini yaitu susahnya signal handphone ketika berada disana. Hal ini dikarenakan lokasi Desa Tempur itu sendiri yang berada di tengah – tengah 7 gunung kecil yang masih termasuk ke dalam pegunungan Muria.
Sisi religi yang tidak boleh ketinggalan juga menjadi hal yang diperhitungkan oleh pengelola desa setempat. Bahkan, tempat untuk ibadah di sana dibangung dengan nuansa tradisional yang memiliki kekhasan tersendiri. Gubug yang dibangun dari pohon bambu dan beratapkan daun kering itu menjadikan tempat ibadah yang manis bagi kalian yang hendak melaksanakan sholat.
Nah, masih mau mikir apalagi buat berkunjung menikmati Wisata Desa Tempur Jepara. Jika masih bingung, kalian bisa memakai jasa pemandu wisata yang dikelola oleh sekelompok pemuda setempat yang menamai diri mereka dengan “Arjuna”.
Mungkin itu dulu yang dapat penulis sampaikan tentang Wisata Alam Terbuka di Desa Tempur Jepara. Semoga bermanfaat dan jangan lupa liburan ya gaes.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *