Berita

Setiap Orang Mempunyai Pembenaran Atas Kebenarannya Masing-Masing

Bossman Mardigu Written by Bossman Mardigu · 2 min read >

JeparaUpdate.coWealth Quotient adakah sahabat yang pernah dengar? Kalau belum ngak apa-apa karena pada dasarnya kata-kata ini adalah tercipta di kamar asrama dimana saya dan john B (Buchanan) iseng-iseng mencari istilah di akhir tahun 80an.

Waktu itu tahun terakhir akademi, kami mendapat tugas mengukur (quotient) quatitatif apa parameter seseroang memiliki wealth (kemakmuran) yang tinggi serta rendah itu apa dan bagaimana.

Wealth yang di maksud oleh kami , kami belah lagi menjadi kaya harta, kaya ilmu (hikmah), kaya relation (network). Tulisan ini tidak akan cukup merangkum kesemuanya. Kita tinggalkan dulu yang kaya harta dan kaya ilmu (hikmah) tadi.

Kita akan mendiskusikan sedikit dari kaya relation. Dan ini kami belah lagi menjadi Collaboration Quotient! Nah loh pasti pada nanya lagi maksute opo?! Bukan begitu?

Ternyata kemampuan seseorang meng-connect diri, berkolaborasi itu menentukan sukses dan kebahagiaan seseorang. Contohnya begini, kemampuan mempertahankan hubungan, seperti berhubungan asmara, pacaran, lalu naik ke jenjang pernikahan itu untuk bertahan panjang atau selama hidup memerlukan seseorang yang memiliki CQ collaboration quotient tinggi.

Collaboration quotient bukan “God Given” pemberian Tuhan, tetapai “man Made” anda yang menciptakan. Putusan anda meninggikan CQ. Dan bagi kita dalam study tersebut kita hanya ingin mengukur saja, sudah di level berapa saat ini collaboration quotient seseorang.

Demikian juga di bisnis, dalam mengelola disiplin diri, dalam menjalankan diet agar berat badan ideal , dalam memilih asupan makanan ke tubuh kita agar kesehatan stabil. Ini memerlukan CQ tinggi untuk kosisten. Dalam menjalankan olah raga. Olah raga adalah “life time commitment” seperti halnya perkawinan. Seperti anda ucapkan di depan penghulu. Menjalankan dalam jangka panjang menunjukan anda sudah memiliki CQ yang tinggi.

Jadi, salah satu parameter ukuran adalah jika kita inkonsisten. Itu menunjukan indikasi CQ kita rendah. Berbagai parameter kita bisa mengukur CQ kita saat ini. Seberapa sering anda berganti pembantu, baby sitter, nannys, supir? Seberapa sering ikut club kebugaran fitness, aerobic, yoga, pilates, zumba, tae bo, lalu tidak lanjut dengan berbagai alas an, bosan, macet, jauh, dan lain sebagainya. Beda dengan semangat pertama sewaktu mengerjakan. Di tengahnya anda meragukan diri sendiri. danmulai mencari alas an agar diri tidak salah dan “point finger” menunjuk jalanan yang dari jaman baheula memang sudah macet. Yang memang dari awal sudah jauh dari rumah.

Kita bisa menilai keseriusan menjaga “relation” tadi sebagi ukuran tinggi rendahnya collaboration quotint seseorang. Seberapa pemaafnya seseroang. Dan salah satu nilai tinggi dalam CQ yang kami lalukan kami memberikan perhatian pada kemampuan memaafkan.

Sebagaimana sahabat pasti sudah tahu. Ada 2 hal dalam memaafkan. FOO dan FOS. Kedua hal ini juga merupakan ketrampilan yang tidak datang dalam semalam. Berkali kali anda pasti harus melawati cobaan kerasnya sulitnya memaafkan.

Benar FOO dan FOS ini ketrampilan. Dan anda pasti sudah memahami FOS dan FOO tersebut bukan? Kalau ada yang belum mengerti saya urai sedikit. FOO adalah “Forgive of Others”. Kemampuan anda memaafkan orang lain, adalah kunci kebahagiaan hidup dan kunci kesuksesan kemakmuran.

Coba pertahankan ego anda, coba pegang marah anda. Coba tidak maaf kan orang lain. Itu pilihan kok. Berapa lama anda tahan? Berat banget. Cape banget. Dan memaafkan orang lian, ini ketrampilan sulit.

FOS adalah “forgive of self” memaafkan diri sendiri. ini apa lagi. Ini sulit banget. Penyesalan adalah hal yang sulit di lepas. Perkataan, “coba dulu saya tidak begitu, pasti sekarang saya tidak begini”. Adalah bentuk penyesalan, dan memaafkan, menghilangkan dari pkiran, melepas beban dengan memaafkan diri sendiri, men-delete, let it go..move on!! Sulit banget.

Inilah sebagian ukuran dalam collaboration quotient. Dengan info ini para sahabat bisa mulai mengukur CQ diri sendiri. kemampuan kita menjaga hubungan, kemampuan kita konsisten, kemampuan kita memaafkan adalah ukuran CQ tinggi atau rendah kita saat ini. Benar, semakin tinggi CQ maka jalan kemakmuran semakin mudah buat sahabat capai.

Dan..bagi sahabat yang bertanya bagaimana meningkatkan hubungan, menjadi konsisten, melakukan FOO dan FOS kita akan lanjutkan bagi yang berminat lebih jauh lagi. #peace


Info Buku-Buku Bossman
Cek di : storebisnishackcom
Kontak Mba Reny 081392077733


 

Written by Bossman Mardigu
Ilmu saya itu sangat sedikit dan kampungan. Kalian yang muda-muda, harus hati-hati dengan tulisan dan videoa saya. jangan telan mentah-mentah. Belajarlah juga lebh banyak dari ribuan literasi lain. Profile

Indonesia JUARA 2030

Bossman Mardigu in Berita
  ·   2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *