Matahari Tepat di Atas Ka’bah 15 – 16 Juli 2019, Saatnya Perbaiki Arah Kiblat

“Ayo lakukan pengecekan ulang arah kiblat di masing-masing tempat tinggalmu dengan cara yang sederhana.” @BMKG JeparaUpdate.co – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika...

Avatar Written by Ahmad Ali Buni
· 1 min read >
matahari tepat di atas ka'bah

“Ayo lakukan pengecekan ulang arah kiblat di masing-masing tempat tinggalmu dengan cara yang sederhana.”
@BMKG


JeparaUpdate.co – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis informasi bahwa Matahari akan melintas tepat di atas Ka’bah pada Senin tanggal 15 dan Selasa 16 Juli 2019. Pada saat itu, bayangan benda apa saja yang berdiri tegak lurus akan mengarah tepat ke Ka’bah. Dengan demikian, garis bayangan tersebut dapat dijadikan sebagai patokan arah kiblat.

Melalui akun Instagram resminya, BMKG menerangkan jika fenomena ini akan terjadi pada pukul 16.26 WIB atau 17.26 WITA.

BMKG juga menambahkan bahwa peristiwa tahunan yang terjadi pada hari ini dan besok ini hanya bisa diamati di wilayah Indonesia Bagian Barat dan Indonesia Bagian Tengah. Sedangkan di wilayah Indonesia Bagian Timur, peristiwa ini tidak bisa diamati karena Matahari yang sudah terbenam.

Untuk wilayah Indonesia Bagian Timur, dapat dilakukan pengamatan saat Matahari tepat di arah balik Ka’bah yang terjadi setiap 16 Januari pukul 06.29 WIT dan 28 November pukul 06.09 WIT.

Tetapkan Arah Kiblat dengan Bantuan Matahari Hari Ini

Ada sejumlah cara untuk menetapkan arah Kiblat dan salah satunya adalah dengan memanfaatkan fenomena ini.

Karena Matahari akan bersinar tepat di atas Ka’bah, umat ​​Muslim dapat menandai arah Kiblat yang tepat pada saat peristiwa ini terjadi.

Arahnya dapat ditemukan dengan metode kuno mengamati bayangan tongkat sambil memperbaikinya di tanah secara vertikal. Garis bayangan yang dihasilkan akan menunjukkan arah kiblat. Berikut ini adalah tutorial selengkapnya:

  1. Tancapkan tongkat lurus secara tegak pada tanah atau lantai sebelum Matahari tepat berada di atas Ka’bah pada pukul 16.26 WIB.
  2. Pastikan tongkat tersebut terkena sinar Matahari dan menghasilkan bayangan nantinya.
  3. Tandai arah bayangan yang dihasilkan tepat pada pukul 16.26 WIB.
  4. Arah kiblat mengarah dari ujung bayangan menuju batang yang disediakan.

Peristiwa seperti ini akan terulang setiap tahunnya pada tanggal 27 – 28 Mei, dan 15 – 16 Juli. Dan, ketika peristiwa ini terjadi, Ka’bah yang berada di pusat situs Muslim paling suci di dunia, untuk beberapa saat tidak akan menghasilkan bayangan.

Written by Ahmad Ali Buni
"Meski sedikit, aku ingin dunia ini berubah karena ada aku di dalamnya." Founder of Pandita.ID & Millennial Adventure. Profile

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *