Blogging

Langkah Membangun Blog yang Sukses Bagi Pemula

Daftar Isi tutup 7 Langkah Membangun Blog yang Sukses bagi Pemula 1. Menentukan Niche (Topik Utama) Blog 2. Menentukan Nama Blog dan...

Avatar Written by Ahmad Ali Buni
· 6 min read >
membangun blog yang sukses bagi pemula 2019

Hai, calon Blogger!

Sepertinya beberapa saat yang lalu kamu tengah mencari informasi tentang bagaimana memulai sebuah blog, dan akhirnya kamu sampai di artikel ini. Atau kalau tidak, berarti kalian sebelumnya telah membaca artikel tentang modal dasar untuk menjadi Blogger sukses. Benar begitu?

Okay! Jadi, tidak hanya kalian saja, bahwa banyak sekali orang yang mencari-cari informasi tentang bagaimana caranya memulai sebuah blog dan meraih keuntungan atau bahkan kesuksesan dari blog. Untuk itu, di sini saya akan membagikan beberapa hal penting yang harus kamu lakukan untuk memulai sebuah blog.

Tapi, sebelumnya, perlu saya ingatkan terlebih dahulu:

Memulai sebuah blog itu mudah—jika hanya sekedar membuat, namun untuk menjadikan blog itu berhasil; itu tidak mudah.

Banyak sekali cerita-cerita haru (dan terkadang mengundang air mata) di balik perjuangan dan kerja keras para blogger sebelum meraih kesuksesannya. Mungkin kata yang paling tepat untuk menggambarkannya adalah tidak ada yang instan, karena yang pasti: Mereka memulai semuanya dari nol.

Jadi, apakah kalian, Millennials, sudah yakin membulatkan tekat untuk memulai perjalanan ini?

Jika ya, nyamankan posisi duduk kalian dan mulai simak tips membangun blog agar sukses berdasarkan pengalaman para blogger ternama dan tentunya oleh pengalaman saya sendiri. Check this out!

7 Langkah Membangun Blog yang Sukses bagi Pemula

7 langkah membangun blog yang sukses bagi pemula 2019

Ada banyak faktor dalam membangun sebuah blog yang sukses. Memanfaatkan rangkaian data yang tepat, memilih alat terbaik, menerapkan strategi yang jitu, semua itu akan berdampak pada seberapa sukses blog yang kamu bangun nantinya. Dan berikut ini adalah 7 tips membangun blog agar sukses bagi pemula:

1. Menentukan Niche (Topik Utama) Blog

Yang dimaksud dengan niche di sini adalah ‘topik utama’ yang akan diusung. Ada banyak niche blog yang bisa dipilih, seperti; berita, pendidikan, olahraga, lifestyle, teknologi, otomotif, traveling, kesehatan, bisnis, kuliner, religi, seni, musik, personal, dan masih banyak lagi.

Untuk seorang pemula, amat disarankan untuk memilih satu niche atau topik utama yang akan dibahas di blog. Kenapa? Dengan memilih satu niche yang jelas, kamu akan lebih mudah dalam mengembangkan blog yang kamu bangun ke depannya. Kamu jadi tahu (tujuan) apa yang ingin kamu capai. Dan yang paling penting, kamu juga tahu konten seperti apa yang ingin dan akan kamu buat nantinya.

Ingat, kamu akan merawat blog ini untuk jangka waktu yang lama. Jadi pastikan kamu memilih niche blog yang sesuai dengan hobi, minat, dan kemampuan yang kamu miliki. Dengan begitu, kamu akan menikmati dan tidak akan merasa terbebani dalam proses ngeblog itu sendiri.

Memang, kebanyakan blog besar mengusung berbagai topik di dalamnya—kontennya menyasar hampir ke semua topik, seperti jeparaupdate.co misal. Itu sebuah pengecualian, karena kami memiliki tim penulis yang expert di bidang masing-masing, kami tidak sendirian, dan itu jelas akan berbeda sekali jika dibandingkan dengan blogger yang bekerja sendirian.

Singkatnya, tekuni dan kembangaka apa yang benar-benar menjadi passion-mu—mereka-mereka yang pro dan sukses di bidang ini sering mengatakan hal itu, dan saya setuju.

Jadi, niche apa yang kamu pilih?

2. Menentukan Nama Blog dan Alamat Domain

Sebenarnya ini masih memiliki kaitan dengan langkah yang pertama pertama.

Jadi, dengan menentukan niche apa yang kamu ambil, kamu jadi lebih mudah untuk menentukan nama blog yang akan kamu bangun. Sekedar contoh: Kamu ingin membuat blog dengan niche otomotif, maka wajarnya kamu akan menamainya dengan nama-nama yang merepresentasikannya bukan? Tidak mungkin lah kamu bakal menamainya dengan duniatrading.abc atau duniagaming.xyz nama-nama lain yang terlihat tidak nyambung.

Nama blog dan alamat domain tidak harus sama, namun amat sangat disarangkan untuk menyamakannya.

Menentukan domain bisa jadi menjadi aspek yang sangat krusial bagi eksistensi sebuah blog. Contohkan saja tirto.id, salah satu portal berita terbesar dan terbaik di Indonesia yang saya ikuti. Apa kesan yang ada dibenakmu ketika mendengar nama itu; unik, mudah diingat, atau filosofis?

Namun, apa jadinya jika kala itu tirto.id tidak tersedia karena sudah ada pihak yang memilikinya? Besar kemungkinan Bapak Atmaji Sapto Anggoro (pendiri & CEO tirto.id) akan mencari nama domain lain atau mungkin akan membeli domain tersebut dari pemiliknya—yang kemungkinan akan mematok harga yang luar biasa tingginya.

Jadi, ketika kamu sudah memiliki bayangan tentang nama atau domain apa yang akan kamu pakai, ada baiknya untuk mengecek ketersediaannya. Dan jika ternyata domain tersebut tersedia, ada baiknya untuk segara membelinya.

*Catatan: Ada yang mengatakan kalau menentukan nama domain merupakan langkah opsional. Namun, bagi kalian yang berpandangan bahwa sebuah nama itu penting, seperti halnya kalau di bisnis nama domain itu layaknya sebuah brand atau bahkan nama perusahaan itu sendiri, maka ada baiknya untuk memikirkan dan menentukannya di awal-awal.

3. Menentukan Platform Terbaik

Sampai di sini, paling tidak kamu sudah tahu niche apa yang akan kamu ambil. Saatnya lanjut ke langkah yang cukup teknis, diawali dengan memilih platform yang akan kamu gunakan ke depannya. Lebih mudahnya, yang dimaksud dengan platform di sini adalah Content Managemnt System (CMS), yaitu media yang akan kamu gunakan untuk mengelola blog, dari publish artikel sampai dengan optimasi.

Tidak seperti dulu, membuat blog kini semakin mudah. Kamu tidak perlu kuliah jurusan progamer atau jurusan IT untuk bisa membangun sebuah blog sendiri. Kamu juga tidak perlu berkutat dengan coding-coding yang rumit untuk membuat sebuah blog yang berkualitas. Zaman sudah berubah, semakin canggih, dan semakin mudah.

Kini, dengan berbagai platform yang tersedia kamu bisa membangun sendiri sebuah blog atau website hanya dengan hitungan menit saja. Dari mulai platform hosted yang mostly gratis seperti blogger (blogspot) dan wordpress.com, sampai ke yang self-hosted (hosting berbayar) seperti WordPress.org. Semua tergantung pada kebutuhan dan kebutuhan masing-masing.

Pertanyaan yang sering diajukan adalah, platform apa yang paling recomended untuk membangun blog?

Sebenarnya, setiap platform punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Seperti halnya blogger (blogspot), yang mana adalah solusi bagi kalian yang ingin membangun blog tapi terkendala dengan biaya untuk berlangganan hosting. Tetapi, jika saya dipaksa untuk menjawab, maka jawaban saya adalah: WordPress.Org

#WordPress.Org

Ada banyak alasan mengapa WordPress adalah platform terbaik untuk membuat blog.

Pertama, WordPress sangat ramah untuk pemula. Kamu tidak perlu berkutat dengan coding manual dengan wordpress. Mengubah tampilan, menambahkan fitur, optimasi SEO, dan lain sebagainya, semua bisa dihandle dengan bantuan plugin. Tidak perlu repot-repot seperti ketika memakai blogspot.

Kedua, meskipun mudah digunakan, bukan berarti blog yang dihasilkannya berkualitas rendah—justru sebaliknya. Hal ini terbukti dari banyaknya perusahaan-perusahaan besar dunia yang menggunakan WordPress seperti Mercedes Benz, The Walt Disney, SONY Music, dll.

Ketiga, WordPress memiliki komunitas pengguna yang besar. Banyak website, grup, forum, dan komunitas online yang membahas dan berbagi tips seputar WordPress. Jadi tidak usah bingung untuk mencari panduan atau tutorial dalam menggunakannya.

4. Memilih Layanan Hosting Terbaik

Istilah hosting mungkin terdengar kurang familiar bagi seorang pemula. Sederhananya, hosting adalah rumah bagi website. Hosting atau web hosting adalah sebuah tempat dimana file dan data website disimpan serta dapat diakses dan dikelola melalui internet. File website yang disimpan pada hosting berupa video, gambar, email, script, aplikasi dan database.

Beda jika menggunakan wordpress.com dan blogspot, hosting sudah otomatis disediakan oleh platform tersebut. Nah, ketika menggunakan WordPress.Org, kamu harus menyewa hosting secara mandiri untuk bisa menggunakannya.

Ada berbagai jenis hosting yang bisa kamu gunakan, dari shared hosting, cloud hosting, hingga VPS hosting. Lantas, jenis hosting mana yang paling direkomendasikan untuk pemula?

Untuk pemula saya merekomendasikan shared hosting untuk blog yang masih pada tahap awal. Kenapa? Sederhana saja, karena shared hosting adalah jenis layanan hosting yang paling murah dan paling mudah pengelolaannya.

Untuk berlanggana hosting juga sangat mudah. Kamu hanya perlu menuju website penyedia layanan hosting pilihanmu dan pilih paket hostingan yang ingin kamu ambil. Ada rekomendasi? Tentu saja, ada. Saya dan rekan-rekan saya banyak yang menggunakan Niagahoster: Selain banyak promo diskon, harga termurah di Indonesia, panel pengaturan yang friendly, layanan support 24 jam, dan kabar baiknya; dengan membeli hosting di Niagahoster, kamu akan mendapatkan domain gratis! *(Jika domain yang diinginkan masih tersedia)

Jadi, jika sebelumnya kamu melewatkan poin 2 karena satu dan lain hal, tidak ada salahnya untuk memanfaatkan promo tersebut. Atau mungkin jika kamu memilih untuk menggunakan platform gratisan, tapi ingin mengubah alamat domainnya dengan domain sendiri, kamu bisa membelinya di Niagahoster—jaminan harga termurah.

5. Menyiapkan WordPress

Ada dua cara untuk menginstal WordPress:

Satu, kamu dapat melakukannya secara manual dengan mengunduh file dari WordPress.org dan mengunggahnya ke web hosting langgananmu; atau, gunakan fitur instalasi otomatis yang disediakan oleh Niagahoster. Kedua metode ini cukup sederhana tetapi untuk pemula, sebaiknya menggunakan metode yang otomatis.

Setelah selesai menginstal sistem WordPress, kamu akan diberikan URL untuk masuk ke halaman administrator.

Pada umumnya, URL akan menjadi seperti ini:

http://www.exampleblog.com/wp-admin

Ada baiknya untuk menandai URL wp-admin ini sebagai bookmark karena kamu akan sering mengunjunginya.

Sekarang, buka URL admin ini dan masuk dengan nama pengguna dan kata sandi yang sebelumnya kamu setting ketika menginstal WordPress; dan kamu sekarang berada di area administrator WordPress. Itu adalah bagian dari blog di mana hanya kamu sebagai administrator yang dapat mengaksesnya.

6. Desain Blog dengan Tema yang Kamu Inginkan

Setelah WordPress siap, saatnya menjalani proses yang sedikit lebih rumit. Seperti semua CMS, blog WordPress terdiri dari 3 elemen utama: (1) CMS—sistem yang kita instal sebelumnya menggunakan penginstal otomatis, (2) Plugin—fungsi pengaya yang memberikan kontrol dan fitur tambahan di blog, dan (3) Tema—desain tampilan blog.

Dengan kata lain, untuk mendesain blog WordPress, yang perlu kamu lakukan hanyalah menyesuaikan desain tema blogmu. Banyak yang bilang kalau keindahan WordPress ada pada desain blog yang kamu pakai, atau yang lebih kita kenal sebagai tema.

Kamu dapat mengubah tema sesering dan sesuai denga apa yang kamu inginkan, atau bahkan membuat tema baru dari awal—jika kamu memiliki keterampilan desain.

Namun, untuk memiliki desain yang bagus untuk blog barumu, kamu tidak perlu bersusah payah membuat tema dari awal. Orang lain sudah membuatnya. Ada jutaan tema WordPress yang siap digunakan di Internet, baik gratis maupun berbayar, pencarian sederhana di Google akan membawamu ke salah satu di antaranya. Jadi kamu tinggal pilih saja tema mana yang ingin kamu pakai dan menyesuaikannya sesuai dengan kebutuhan. So simple.

7. Mulai Posting

Setelah semuanya siap, kini saatnya untuk mulai memposting konten pertamamu. Yap, inti dari blog adalah konten.

Untuk merilis konten kamu cukup membuka menu Post → Add New, dan kamu akan diarahkan ke halaman editor post. Di editor post ini kamu bisa menulis konten, menambahkan gambar, video, dan media lainnya.

*Tambahan: 

—Selain membuat dan merilis konten, kamu juga perlu untuk membuat halaman statis seperti About Me, Disclaimer, TOS, Contact, Privacy, Sitemap, dan sebagainya.

—Kamu juga perlu untuk menginstall beberapa plugin yang dibutuhkan. Kenapa? Karena plugin merupakan salah satu kelebihan utama WordPress dibandingkan platform blog lainnya. Kamu dapat dengan mudah menambahkan berbagai fitur atau fungsi di blog hanya dengan menginstall plugin.

Bring Your Blog to the Next Level!

Sekarang kamu telah mengetahui, bahwa menyiapkan blog dan merilis postingan pertama merupakan sebuah langkah besar. Tapi sebenarnya itu masih langkah yang pertama, karena masih banyak lagi yang harus dilakukan ke depannya—tidakkah kamu ingin berhasil dari blog yang kamu bangun?

Untuk memiliki blog yang sukses, kamu harus aktif mengembangkan dan menyempurnakan blog tersebut. Selain itu, blog yang telah kamu bangun harus mandiri. Ini berarti blogmu harus dapat menghasilkan uang yang cukup untuk membayar biaya langganan hosting dan biaya lain-lainnya.

Terdengar berat? Jangan patah semangat dulu. Semua blogger yang sukses di luaran sana mengawali prosesnya dari nol, seperti halnya dirimu.


“Mulai saja dan wujudkan mimpimu.”


 

Written by Ahmad Ali Buni
"Meski sedikit, aku ingin dunia ini berubah karena ada aku di dalamnya." Founder of Pandita.ID & Millennial Adventure. Profile

One Reply to “Langkah Membangun Blog yang Sukses Bagi Pemula”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *