Kominfo Ancam ‘Take Down’ Konten Youtube Kimi Hime

Avatar Written by Ahmad Ali Buni
· 50 sec read >

kimi hime dipanggil kominfo

JeparaUpdate.co – Senin (22/7) Youtuber Kimberly Khoe atau yang lebih dikenal dengan Kimi Hime mendapatkan panggilan dari Kominfo terkait konten-konten yang ada di channelnya.

Plt Humas Kemenkominfo, Ferdinandus Setu, menjelaskan bahwa panggilan terhadap Kimi Hime ini dilakukan setelah pihaknya menerima aduan dari Komisi I DPR RI yang sebelumnya telah menerima laporan dari Asosiasi Pengawas Penyiaran Indonesia (APPI) terkait konten-konten Kimi Hime yang dianggap vulgar.

“Kami dapat aduan dari Komisi I bahwa mereka menerima laporan dari APPI yang menyampaikan konten Kimi Hime. Kemudian ditayangkan salah satu contoh (yang dianggap vulgar),” ujar pria yang akrab disapa Nando pada Rabu (24/7).

Lebih lanjut Nando menjelaskan bahwa APPI meminta agar Kemenkominfo memblokir konten-konten Kimi karena dianggap mendekati pornografi. Hal ini dianggap meresahkan karena melihat mayoritas subscriber channel Kimi adalah anak-anak.

Terkait hal ini Nando mengatakan bahwa pihaknya telah menghubungi yang bersangkutan dengan DM Instagram dan email, akan tetapi belum ada tanggapan.

Menurut Nando, bila Kimi tidak memperlihatkan sikap kooperatif maka pihaknya bisa saja memblokir beberapa konten Youtube-nya. Terlebih menurut Nando terdapat beberapa konten yang menurut pemantauan pihaknya dianggap sudah memenuhi unsur vulgar.

“Beberapa konten, bisa kami take down,” tegasnya.

Nando mengatakan bahwa Kominfo memberi tenggat waktu satu pekan ini bagi Kimi untuk menurunkan sendiri konten yang dianggap vulgar itu atau paling tidak menanggapi panggilan terhadap dirinya.

“Kami beri waktu sampai minggu ini. Kalau tidak ada respons maka beberapa kontennya yang dianggap vulgar, itu yang di Youtube, kami take down,” tandas Nando.

Written by Ahmad Ali Buni
"Meski sedikit, aku ingin dunia ini berubah karena ada aku di dalamnya." Founder of Pandita.ID & Millennial Adventure. Profile

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *