Edukasi

Makna feminism, feminis, femini dan femininitas

Gerakan ini perlu dikenali kembali agar tak lagi salah persepsi. Hingga detik ini perempuan masih saja berjuang untuk berdiri sejajar dengan laki-laki.

alifa Written by alifa
· 1 min read >

Makna feminism, feminis, femini dan femininitas


Berbagai gerakan Feminisme menguak dan berjuang untuk menuntut hak-hak perempuan dalam masyarakat patriaki.

Gerakan ini perlu dikenali kembali agar tak lagi salah persepsi. Hingga detik ini perempuan masih saja berjuang untuk berdiri sejajar dengan laki-laki.

Hal ini memunculkan berbagai pergerakan feminiseme dengan berbagai aliran di seluruh dunia. Yang juga berjuang untuk menyuarakan aspirasi perempuan ke dunia publik.

Makna feminism, feminis, femini dan femininitas

Pemahaman dari pergerakan ini kerap menjadi simpang siur, dan menjadi abstrak.

Maggie Humm telah menyusunnya di dalam Ensiklopedia Feminisme, dan dijelaskan sebagai berikut :

Feminisme (Feminism)

Definisi ini menggabungkan doktrin persamaan hak bagi perempuan (Gerakan terorganisir untuk mencapai hak asasi perempuan) dan sebuah ideology transformasi sosial yang bertujuan untuk menciptakan dunia bagi perempuan melampaui persamaan sosial yang sederhana. Gerda Lerner (1978) menyatakan bahwa feminism harus berbeda antara hak perempuan dan emansipasi perempuan.

Secara umum, feminisme adalah ideology pembebasan perempuan karena yang melekat dalam semua pendekatannya adalah keyakinan bahwa perempuan mengalami ketidakadilan karena jenis kelaminnya. Dibawah payung lebar berbagai feminisme menawarkan berbagai analisis mengenai penyebabm pelaku, dari penindasan perempuan.

Feminis (Feminist)

Sebagaimana feminism, tidak akan dan boleh ada suatu definisi tunggal mengenai feminis karena feminis mempunyai berbagai afinitas yang beragam mengenai pilihan seksual, kelas dan ras. Pendeknya seorang feminis adalah seorang perempuan yang mengenali dirinya sendiri, dan dikenali oleh orang lain, sebagai seorang feminis.

Bahwa kesadaran tergantung pada seorang perempuan yang telah mengalami penyadaran; pengetahuan mengenai penindasan perempuan, dan pengakuan mengenai perbedaan dan komunitas perempuan.

  Meluruskan Fakta Sejarah Pelengseran Gus Dur dari Kursi Kepresidenan

Feminin (Feminine)

Berbagai feminis mendukung definisi yang berorientasi ke depan seperti, bahwa seoraf feminis harus mempunyai konsep transformasi sosial. Feminis lainnya mendukung suatu definisi yang mengakui validitas pengalam kontempore perempuan. “saya sendiri belum pernah bisa menemukan secara tepat apa feminism itu. Saya hanya tahu bahwa orang memanggilku seorang feminis ketika aku mengekspresikan sentiment yang membedakanku dari keset atau dari seorang pelacur”, West (1882:219). Namun, semua feminis sama-sama mempunyai komitmen untuk dan menikmati perspektif yang berpusat pada perempuan.

Teoretisi perancis menyatakan bahwa istilah feminine adalah kategori arbiter yang diberikan oleh patriarkhi terhadap penampilan atau perilaku perempuan. Oleh karenanya, banyak tulisan feminis di Perancis, didesikan untuk menghapus kesatuan feminine dengan menfokuskan pada proses reprensentasi fiksi daripada penciptaan karakter individual. Istilah yang mendeskripsikan konstuksi `keperempuanan1 oleh masyarakat dan mempunyai konotasi daya tarik seksual bagi laki-laki.

Femininitas (Femininity)

Para feminis menaruh perhatian terhadap definisi kultural femininitas di media yang mempresentasikan penstereotipan peran berdasarkan jenis kelamin. Asumsinya disini bahwa penampilan menciptakan identitas merupakan target awal dari penulis feminis. Phyllis Chisles setuju bahwa `femininitas` adalah efek dari stereotip peran jenis kelamin dan dalam Women and Madness (1972) membuktikan bahwa upaya-upaya perempuan untuk mencapainya merupakan resep untuk mendapatkan kegagalan, menjadi korban, dan peneritaan mental.

Dalam Ensiklopedia Feminisme, Maggie Humm (2002) nampaknya pengetian feminisme, feminis, feminin dan femininitas masih memiliki arti yang bercabang. Berbagai ahli memiliki pendapat masing-masing untuk menemukan arti dan makna dari feminism, feminis, femini dan femininitas itu sendri.

Secara garis besar keseluruhan dihubungkan oleh tali pergerakan para perempuan untuk mendapatkan eksistensinya di dalam dunia patriaki.

  Meluruskan Fakta: Nasionalisme Tidak Ada Dalilnya?

Referensi :
Humm, Maggie.Ensiklopedia Feminisme.2002.Yogyakarta: Fajar Pustaka Baru.


 

Written by alifa
Still in a journey to finding Nemo Profile

Kritik Atas Feminis Liberal

alifa in Edukasi
  ·   1 min read

Feminis Liberal

alifa in Edukasi
  ·   1 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *